Selasa, 18 Oktober 2011

Saat Diet, Minum Air Putih Lebih Efektif Dibanding Minuman Diet

 
Saat ini banyak dijumpai produk-produk minuman manis rendah kalori atau dikenal sebagai minuman diet untuk turunkan berat badan. Minuman ini memang bisa mengurangi konsumsi kalori dan menurunkan berat badan. Tapi mengganti minuman manis dengan air putih akan lebih bermanfaat untuk metabolisme.

Para peneliti dari University of North Carolina, Chapel Hill, melakukan penelitian selama enam bulan terhadap 315 orang yang mengalami obesitas.

Peserta dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok diminta untuk mengganti minuman berkalori yang dikonsumsi setiap hari sebesar 200 kkal dengan minuman diet. Sedangkan kelompok lainnya diminta mengganti minuman berkalori dengan minum air saja.

Seperti dilaporkan pada pertemuan tahunan Society Obesitas di Orlando, Florida, kedua kelompok dua kali lebih mungkin kehilangan 5% berat badannya. Namun peminum minuman diet akan mengonsumsi lebih banyak karbohidrat dan gula daripada yang meminum air saja

Dalam penelitian sebelumnya belum cukup menjelaskan apakah mengganti minuman manis dengan minuman diet dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan atau untuk kesehatan.

"Kajian ini mengkonfirmasi bahwa mengganti minuman pemanis buatan dengan minuman manis mungkin merupakan strategi penurunan berat badan yang efektif untuk jangka pendek. Namun air masih menjadi pilihan yang sehat," ujar Dr Douglas Hill, peneliti dari obesitas di Rumah Sakit Anak Philadelphia seperti dilansir Health24.com, Jumat (14/10/2011).

Penelitian yang dipimpin oleh Dr Barry Popkin M ini menunjukkan bahwa kemungkinan penurunan berat badan sebesar 5 persen secara signifikan lebih tinggi pada pasien yang mengurangi konsumsi minuman kalori.

Namun setelah enam bulan, kelompok yang minum air mengalami peningkatan kadar glukosa yang signifikan dan tekanan darah diastoliknya lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang meminum minuman diet.

Peserta yang mengonsumsi minuman diet cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori setelah tiga bulan percobaan. Peminum minuman diet cenderung lebih banyak memakan makanan pencuci mulut, pemanis dan roti dibandingkan dengan peminum air.

Kajian terhadap konsumsi minuman diet menunjukkan alasan mengapa studi sebelumnya tidak menemukan manfaat kesehatan dari minuman diet, karena ia cenderung mengonsumsi lebih banyak karbohidrat dan makanan manis.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki apakah pemanis buatan memicu keinginan untuk makanan manis lagi," kata Dr Hill.

Related Post



Tidak ada komentar:

Posting Komentar